JAMBIUPDATE.COM, BANGKO - Puluhan hektar sawah di Desa Tambang Emas, Pamenang Selatan, Merangin, terancam gagal panen. Ini dikarenakan sawah yang kekeringan akibat kemarau yang melanda.
Sejak dua bulan terakhie tidak turun hujan. Sungai yang dijadikan penopang pengairan juga mulai mengering. Petani berusaha membuat bendungan darurat, namun tidak juga bisa mengairi sawah.
Marjohan, petani setempat, memastikan mereka akan gagal panen. Dia berharap pemerintah memberi solusi menghadapi masalah ini.Untuk saat ini, hingga sekarang belum ada penyuluh pertanian yang datang. Tanaman padi kami mengering dan banyak yang mati, ujarnya.
Dandim 0420/Sarko, Letkol Budiawan Basuki mengungkapkan, selaku pendamping para petani, pihaknya akan mengupayakan mencari sumber air.
"Kita akan coba tarik selang panjang dari sungai besar dan didorong dengan mesin. Kami juga akan rangkul semua dinas terkait untuk sama-sama memperhatikan petani yang saat ini mengalami kekeringan," terang Budiawan.
(cr6)
