iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN - Belasan Massa yang tergabung dalam Aliansi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sarolangun, Kamis (19/3), mengelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sarolangun.

Mereka meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk bertindak tegas dan menghentikan operasi PT BWP Meruap karena telah menimbulkan banyak indikasi-indikasi kecurangan yang telah berakibatkan kepada dampak sosial dan lingkungan yang meresahkan masyarakat, seperti Drainase (Aliran air) di block M22 masuk dalam tanah masyarakat dan juga pengunaan anggaran CSR yang tidak tepat sasaran.

"Kami juga pertanyakan, KSO Pertamina EP-Samudera Energi BWP Meruap juga harus mempublikasi laporan pertangung jawaban penguna dana coorporate social responsibility (CSR) selama 20 tahun," kata Korlap Ari.

Pengunjuk rasa ditemui Staf Ahli Bupati Sarolangun, Sakwan. "Nanti kami akan tindak lanjuti laporan ini, tandasnya.

(ded)

 


Berita Terkait