iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Penyakit Hepaitis B, kini kian menghawatirkan. Penyakit ganas yang menyerang hati ini, mengancam 27 bayi di Kabupaten Batanghari.

Data ini berhasil dihimpun jambiupdate.com, dari Bagian P2PL Dinas Kesehatan Batanghari. Dimana pada 2014 lalu Kabupaten Batanghari mendapat program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hepatitis B dari Provinsi Jambi.

Kabid P2PL Dinkes Batanghari, Almi Cab, ketika dikonfirmasi mengatakan, pada 2014 lalu, Dinkes Batanghari telah melakukan teknis pelaksanaan, yakni melakukan pendataan mulai dari Bidan Koordinator KIA, dari Desa hingga Puskesmas. "Setelah data dikumpul maka terdapatlah data 1053 ibu hamil di Batanghari untuk diambil sampel darah.

"Terdapat 34 ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B. Secara otomatis, ke 34 ibu hamil ini jika tidak segera diatasi, maka bayi mereka juga akan tertular Hepatitis B," kata Almi, Rabu (18/3).

Dari 34 itu, kata dia, 7 Bumil sudah melahirkan. Kemudian, pihak Dinkes berhasil memutus mata rantai penyakit menular itu dengan cara pencegahan Paksin HBIG (Hepatitis B Imunoglobin) dan paksin HB0 atau imunisasi rutin. 

Saat ini, lanjutnya, masih ada 27 ibu hamil lagi. "Kami hanya sifatnya pencegahan, sehingga pas melahirkan agar melahirkan di tenaga medis yang ada di puskesmas," pungkasnyaŽ.

(adi)

 


Berita Terkait