JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN Kabupaten Batanghari, dinilai belum layak unutk menjadi Kota Layak Anak yang dicanangkan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan.
Bagaimana tidak, program tersebut tertutup oleh meningkatnya kejahatan terhadap anak dibeberapa terkahir ini, tentu hal itu menimbulkan keprihatinan tersendiri.
Ini terkuak saat siswi SMA 6 dari forum Anak Batanghari, Siti, memaparkan kegiatan anak di Batanghari yang selama ini tidak didukung Pemkab Batanghari. Satu hal utama yang terlewatkan, yakni keterlibatan anak dalam pelaksanaan program itu sendiri. Selama ini, anak justru sering ditinggal dan hanya dijadikan objek saja," ujarnya pada Musrenbang RKPD 2016 di ruang pola Batanghari.
Menanggapai keluhan perwakilan Forum Anak di Batanghari, Bupati Batanghari, Sinwan, mengatakan untuk menetapkan Kota Layak Anak bukan perkara mudah. "Nanti sekolah wawasan akan ditambah. Saat ini pemkab masih membahas, sehingga saran ini akan direalisasikan," ujarnya.
(adi)
