JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Sejak dialihkannya pengelolaan dana milyaran rupiah dari kantor kementerian agama (Kemenag) Bungo ke Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bungo, ratusan lembaga pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) se- kabupaten Bungo akan dicek ulang.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui mana Madin yang benar-benar aktif melaksanakan pendidikan. dan madin bodong yang hanya menunggu bantuan dan terima honor dari dana yang dikucurkan pemda Bungo hingga Rp 3,5 Milyar tersebut.
Kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Bungo melalui kepala bidang pendidikan non formal H. Hardiman Rabu (11/3) mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima DPA dari kementerian agama terkait pengalihan pengelolaan dana Madin tersebut.
Dengan sudah diterimanya DPA tersebut, pihaknya akan segera mengecek ratusan madin di kabupaten Bungo, mulai dari keberadaan madin yang bersangkutan hingga status guru honor yang tercatat memiliki kewajiban mengajar di madin tersebut.
Menurut Hardiman langkah ini sangat perlu dilakukan, agar pendidikan di madin yang dibanggakan sebagai upaya untuk meningkatkan pendidikan agama tersebut bukan sekedar isapan jempol belaka, Terutama masalah tenaga honorernya yang akan kita cek, melaksanakan tugas kah dia, jika tidak untuk apa kita berikan bantuan dan honor kepada guru malas dan hanya tercata saja,ungkap Hardiman.
(hnd)
