JAMBIUPDATE.COM, KERINCI - Meski pemahat batu giok Kerinci di Sungai Tutung menurun karena susahnya mendapatkan batu kualitas super, namun pengunjung yang menuju ke lokasi batu tersebut dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5000 per orang.
"Selain itu dilokasi batu akik tersebut juga ditarik uang parkir," ujar salah seorang pengunjung.
Uang tersebut disetor untuk pembangunan Masjid Raya Nurul Iman Sungai Tutung. Setiap minggunya pemuda diwajibkan menyetorkan uang masuk lokasi dan uang parkir untuk Masjid Rp 500 ribu, katanya.
(dik)
