JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL - Tidak ingin tertindas akan pengusaha daerah lain yang menguasai transportasi laut di Tanjabbar. Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan, Minggu (8/3) melepas kapal tujuan Tungkal - Batam di pelabuhan LLASDP Kualatungkal.
Pelepasan kapal tersebut, dikarenakan bupati melihat selama ini kondisi transportasi dimonopoli oleh daerah lain yaitu pengusaha Kepulauan Riau. Sebab 8 bulan terakhir, pengusaha transportasi laut khususnya wilayah Tanjabbar seakan mati dan mengeluh akibat pengusaha dari wilayah luar membabat habis penumpang tujuan batam - kualatungkal atau sebaliknya.
"Ini bukan jaman penjajahan, bukan monopoli lagi kalau mau cari duit. Tinggal mampu daknya lagi pengusaha kita," tegas bupati, Minggu (8/3).
Seharusnya, kata dia, pihak-pihak pengusaha harus bijaksana, berbagi lah trayek yang ada di Tanjabbar ini. Setelah pihak Pemkab Tanjab Barat akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Kepri, pengusaha transportasi yang ada di Tanjabbar boleh berbagi trayek dan hanya 2 hari dalam satu minggu.
"Jadi kita membela pengusaha daerah. Ada 2 nanti kita siapkan boatnya. 5 hari dari batam 2 hari dari kita. Jadi saya resmikan ini kalo bisa 3 sama 4 biar pemerataan trayeknya," tukasnya.
(sun)
