JAMBIUPDATE.COM, MUARABULIAN - Gara-gara pemberitaan orang tua Camat dapat bedah rumah yang terbit di salah satu media cetak (2/3) hari ini. Puluhan warga Desa Teluk mendatangi rumah Wartawan media cetak yang berlokasi di Rt 05 Simpang Selat kelurahan Pijoan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, puluhan warga tersebut, datang kerumah Frans ( wartawan) yang bersangkutan. Mereka datang dengan menggunakan sepeda motor, tiba dilokasi sekitar pukul 20.04 wib senin malam.
Menanggapi hal ini, Camat Pemayung Sopian, saat dikonfirmasi via ponselnya mengatakan. Puluhan warga mendatangi rumah wartawan itu hanya ikut-ikutan kades Teluk yang berniat ingin mengklarifikasi berita yang diterbitkan oleh wartawan yang bersangkutan.
Namun, ketika Kades tiba dirumah Frans saat itu, mereka hanya bertemu dengan istri wartawan. Sementara wartawan yang bersangkutan berada di Muarabulian. Beberapa menit kemudian, Kades Desa Teluk menghubungin wartawan tersebut.
Dalam pembicaraan singkatnya Kades meminta agar wartawan menyebutkan sumber dari berita itu. "Siapa sumber itu, kami hanya ingin tahu, cuman untuk mengklarifikasi berita,"singkat Kades dalam pembicaraan via ponsel dengan wartawan.
Sementara itu, wartawan yang bersangkutan enggan memberitahu Kades terkait nara sumber yang didapat. Kesepakatan terjadi, besok (3/3) Kades mengajak wartawan tersebut bertemu di kantor Camat Pemayung untuk meluruskan berita. Selanjutnya, Camat Pemayung menghubungi Kades agar segara pulang dan menarik semua warga yang ikut mendatangi rumah wartawan. Situasi sudah kondusif dan aman terkendali.
(Adi)
