iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, BANGKO - Malang nasib Enang Kusnadi (45) Warga Desa Sungai Kapas, Kecamatan Bangko. Karena dirinya menderita keterbelakangan mental alias sakit jiwa, ia dipasung oleh keluarganya sendiri di dalam sebuah gubuk kecil.

"Putra saya ini, terpaksa dipasung karena jika dibiarkan lepas, apa bila dia mengamuk, dia mau menganggu warga sekitar yang lewat disini," kata Maysitoh yang merupakan Ibu kandung Enang, kepada wartawan, Rabu (25/2)Ž.

Sebelumnya, kata dia, putra bungsunya itu pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Jambi. Namun, saat Enang melarikan diri hingga terjatuh dan kakinya patah. Mengingat biaya, pihak keluarga mengambil Enang dan diputuskan untuk dipasung.

"Sekarang kita rawat sendiri dengan cara dipasung," katanya.

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan keinginan Gubernur Jambi yang menyatakan 2015 bebas pasung. Namun, ini juga merupakan pilihan dari pihak keluarga.

(cr6)

 


Berita Terkait



add images