iklan

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Masyarakat Kecamatan Dendang masih menunggu janji pemkab dalam upaya perbaikan jalan. Pasalnya hingga kini belum juga ada upaya perbaikan jalan.

Padahal kondisi jalan tersebut rusak sudah berlangsung cukup lama. Apalagi sepanjang jalan Kelurahan Teluk Dawan-Dendang kerap dilalui warga sekitar.

Saat musim kemarau jalan ini juga menimbulkan debu dan saat musim hujan kondisi jalan menjadi becek. Tia salah seorang warga Kecamatan Dendang mengatakan, saat musim kemarau dia harus menggunakan masker penutup mulut untuk menghindari debu masuk kemulut.

"Sebab jalan ini juga kerap dilalui mobil-mobil sawit," keluhnya.

Saat musim hujan, dia pun harus ekstra hati-hati. Kondisi jalan yang becek bisa membuat pengendara roda dua terjatuh bila tidak berhati-hati. Banyak mobil yang terperosok dalam kubangan.

"Kalau sudah begitu terpaksa ditarik. Kami pun harus menunggu sampai mobil berhasil ditarik," jelasnya.
Karena jalan ini merupakan akses transportasi darat satu-satunya yang menghubungkan Kecamatan Muara Sabak Barat dengan Kecamatan Dendang. 

"Intinya, kalau jalan bagus diperhatikan oleh pemerintah, kami dukung Zumi Zola, sebaliknya jika tidak bisa saja kami kecewa," tegasnya.

Memang jalan tersebut pernah dilakukan pengerasan, tapi sesudah itu jalan tidak pernah dilakukan pengaspalan. Padahal dengan kondisi jalan diaspal dapat membantu warga sekitar saat melintas tanpa harus mengeluh. Kondisi jalan berdebu ini memang kerap dikeluhkan warga. Tidak hanya bagi pengguna jalan. Akan tetapi warga yang tinggal dipinggir jalan ini lebih merasakan dampak dari debu jalan ini.

"Akibat debu, rumah menjadi kotor karena debu yang menempel," katanya.

Terpisah, Kadis PU Tanjabtim, H. Mahmulis mengatakan tahun ini jalan tersebut akan ditingkatkan klas jalannya menjadi klas B. Untuk pengaspalan pada tahun 2015.

"Agak bersabarlah masyarakat, 2008 silam kan jalan juga pernah diaspal," tandasnya.

(yos)


Berita Terkait