JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Banyak perusahaan swasta di Kabupaten Tanjab Timur tidak patuh pajak. Bahkan, ratusan unit alat berat milik perusahaan di daerah itu belum membayar kewajibannya.
Kepala UPTD Samsat Tanjabtim, Ampera S.Sos, ME melalui Kasi Dinas Luar, Mohammad Aries Junaidi, mengatakan pihaknya selalu mengirimkan surat yang berkenaan dengan pajak alat berat.
"Tapi selalu ditanggapi dingin pihak perusahaan," ujar M Aries Junaidi, saat dikonfirmasi jambiupdate.com, Kamis (12/2).
Bahkan, kata dia, pihaknya juga sudah mendatangi langsung kantor salah satu sub kontraktor di Jakarta, untuk menarik pajak alat berat, tapi tetap tidak ada tanggapan.
Ž(yos)
