iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL - Musim yang berubah-ubah di Tanjabbar ternyata banyak berdampak pada kesehatan masyarakat, mulai dari demam biasa, demam berdarah dengue (DBD) hingga malaria bisa menyerang warga yang disebabkan sampah dan genangan-genangan air. 

Untuk menjaga kesehatan warganya, kami menyarankan kepada masyarakat luas untuk peduli lingkungan tempat tinggal. Kami terus fokus melakukkan foging, program tersebut kita buat tentu untuk penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, ujar Kadinkes Tanjabbar, H. Ahmad Putra.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mencegah penyakit berbahaya itu agar tidak mudah menyerang ibu hamil ataupun anak usia dini juga terus di awasi. "Kami sarankan, bagi ibu-ibu dan balita menggunakan kelambu untuk antisipasi," tambahnya.

Karena, tahun 2014 kemarin saja Dinkes Tanjab Barat berhasil merekap sebanyak 495 kasus penyakit malaria dengan penemuan kasus baru (BTA) (+) sebanyak 298 atau 60,2 persen. "Dengan banyaknya antisipasi kita tentu itu dapat mencegah dan menurunkan kasus tersebut," tandasnya.

(sun)

 

 

 


Berita Terkait