JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Meningkatnya penyakit Demam Berdarah yang diakibatkan virus nyamuk di beberapa kecamatan di Kabupaten Bungo, membuat masyarakat setempat meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan Fongging nyamuk di daerahnya, namun saat ini Dinkes Bungo masih kekurangan tenaga untuk melakukan Fogging tersebut. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinkes saat ditemui diruang kerjanya,kemarin.
Selain bahan Festisida yang sulit didapatkan, kami juga saat ini masih kekurangan personil untuk melakukan Fogging nyamuk, untuk saat ini kami hanya memiliki empat orang tenaga Fongging untuk satu Kabupaten,kata
Sekretaris Dinkes saat dikonfirmasi,kemarin.
Disampaikannya,semua alat Fogging nyamuk ataupun lalat ada disemua puskesmas yang ada di Kabupaten Bungo, hanya saja tidak ada tenaga yang mengoperasikan.
Kami masih kesulitan untuk mencari tenaga operasional, kebanyakan tenaga operasional yang lama keluar karna tidak sanggup melakukan pekerjaan tersebut,jelasnya.
Dilanjutkannya, sebenarnya melakukan Fongging nyamuk seperti yang diminta masyarakat bukan lah solusi yang tepat untuk memberantas nyamuk di tempat mereka.
Kalau melakukan fogging itu, hanya membunuh nyamuk dewasa saja, sementara bibit-bibitnya tidak mati, jadi yang efektif untuk membunuh nyamuk dengan cara melakukan 3M yakni, Menggubur barang bekas, Mengguras bak mandi dan Menutup tempat penampungan air,pungkasnya.
(Hnd)
