iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Pemkab Tanjabtim bakal menggelontorkan dana Rp 2,25 M. Peruntukannya adalah membangun terminal bongkar muat barang. Bupati Tanjabtim, H. Zumi Zola Zulkifli mengatakan terminal tersebut untuk tahap awal akan dibangun tahun ini.
"Sudah dikaji lokasi, tinggal bagaimana pelaksanaan, terlebih lokasi terminal dekat dengan Kota Terpadu Mandiri (KTM, red)," ujarnya.
Turun langsung kelokasi untuk menanyakan kepada masyarakat sekitar terkait biaya pembebasan lahan bagi terminal telah dilakukannya, dan ternyata biaya pembebasan lahan tidak terlalu mahal.
"Nantinya terminal ini difungsikan untuk mobil sawit baik yang akan masuk ke Tanjabtim maupun yang ke luar Tanjabtim," terangnya.
Sehingga truk-truk besar yang menangkut sawit tidak diperbolehkan lagi masuk ke Tanjabtim. Setelah masuk ke Tanjabtim truk pengangkut sawit ini harus diganti dengan mobil L300 yang tonasenya lebih kecil.
"Klas jalan kami kan berbeda dengan Provinsi, kalau dipaksa masuk jalan kami maka jalan akan hancur," urainya.
Sementara itu, Kadishub Tanjabtim, Hadi Firdaus mengungkapkan, tahap awal pengerjaan terminal akan dimulai pada Triwulan III atau sekitar bulan Juli tahun ini. Anggaran pembuatan terminal diperkirakan menelan biaya Rp 2,25 milyar, dengan luas areal terminal 2,8 hektar.
"Nantinya terminal difungsikan untuk bongkar muat barang penggantian intermoda sesuai klas jalan," ujar Hadi.
Dikatakannya, klas jalan tiap Kecamatan di Tanjabtim lemah untuk mengangkut sawit, bila menggunakan truk maka jalan Kecamatan akan hancur. Berbeda dengan klas jalan yang dimiliki Provinsi.
"Dari Tanjabtim menggunakan kendaraan L300, baru keluar Tanjabtim bisa menggunakan truk," tandasnya. (yos)


Berita Terkait