iklan Bupati Tanjabbar Usman Ermulan
Bupati Tanjabbar Usman Ermulan

JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL - Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan, meminta anggota Dewan jangan merasa cemas akan masalah dana kurang salur, dan jangan mengkotak-katik APBD yang sudah disahkan, termasuk penundaan pembangunan lanjutan WFC.

"WFC tetap lanjut, dewan jangan kotak-katik APBD lah," ujar bupati saat jumpa pers, didampingi Wakil Bupati Katamso, Sekda Tanjabbar Muklis, Kadispenda, Kabag Keuangan, Kadis PU, Senin (19/1).

Menurut Usman, jika APBD dikotak-katik nanti tak akan ada penyelesaian masalah ini, ujung-ujungnya akan paripurna-paripurna lagi. Untuk itu pemda akan menyiasati manajemen keuangan yang diatur.

"Mesti piawai dalam mengendalikan masalah ini," sebutnya.

Solusi yang diberikan Bupati pun tak tanggung-tanggung, Pemkab akan mengambil dana Pilkada Rp21 miliar, efesiensi kegiatan rutin Rp29 miliar, menaikan target PAD dari Rp71 miliar menjadi Rp76 miliar, serta menjual aset-aset Pemkab. 

"Itu akan mampu mengcover kekurangan dana salur sebesar Rp256 miliar, jika memang darurat kita bisa jual saham di Bank Jambi sebesar Rp60 miliar tersebut," tegasnya.

(sun)

 

 

 


Berita Terkait