JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL Kapan Pilkada Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dilaksanakan belum ada juga kepastian. Namun demikian, Mukri sebagai salah satu kandidat yang akan bertarung terus gencar melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat.
Apalagi belakangan muncul wacana bahwa pelaksanaan Pilkada serentak diundur hingga 2016. Jika terwujud, maka kepala daerah yang akhir masa jabatannya berakhir 2015 dan 2016 termasuk Tanjabbar, maka Pilkada digelar 2016 serentak dengan daerah lainnya di Indonesia.
Mukri mengaku, jika memang demikian ini akan menjadi semangat baru bagi dirinya. Kita tetap jalan, artinya kita tetap akan melihat perkembangan aturannya bagaimana, ujarnya.
Tentu ia akan tetap memfokuskan dirinya untuk tetap berkonsentrasi terhadap segala dukungan, dan bila semuanya sudah sejalan ia mengaku siap. Kalau dukungan dan semuanya siap, kita siap, bebernya.
Ditanya soal dukungan partai, mukri masih belum mau berbicara banyak, hanya ia mengaku telah mengkomunikasikan dengan beberapa pihak. Secara pribadi Mukri menyebutkan bahwa dirinya lebih mendukung Pilkada dipilih oleh rakyat secara langsung, karena jika dipilih oleh rakyat maka pemimpin akan bertanggung jawab untuk mensejahterakan rakyatnya.
Karena kan sesuai akan demokrasi, kedaulatan itu ditangan rakyat, seharusnya pemimpinnya dipilih orang rakyat, namun kita lihat dulu apa keputusan Perppu nantinya , tandasnya.
(sun)
