iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MERANGIN - 18 dari 238 honorer yang belum diterbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP) diminta untuk bersabar. Diperkirakan hingga akhir Desember ini, akan ada kejelasan mengenai NIP 18 K2 tersebut.

"Hingga sejauh ini tinggal 18 orang lagi yang belum keluar NIP-nya. Untuk selanjutnya berkas tersebut akan dibawa ke BKN Jakarta dan disitu keputusannya nanti," ujar Kepala BKD Merangin, Hatam Tafsir Minggu (14/12).

Terkait lulusan K2 yang belum menerima NIP, terangnya, ada kemungkinan berkas-berkas tersebut diverifikasi ulang. "Bisa saja karena masih ragu dengan SK honorer yang terputus-putus. Misalnya honor sejak 2005, tapi intansinnya berbeda-beda awalnya honor di Pemprov dan selanjutnya pindah ke Pemkab atau Pemkot, ada juga yang ditugaskan di instansi swasta, itu tidak boleh. Tapi kita tidak tau apa alasan pastinya," jelasnya.

Diketahui saat ini, 220 dari 238 honorer K2 yang lulus seleksi CPNS beberapa waktu lalu telah keluar nomor induk pegawai (NIP). K2 yang sudah keluar NIP-nya dipastikan sejak awal Januari 2015 sudah mulai bertugas dengan status CPNS. Khusus untuk guru akan ditempatkan di daerah terpencil.

Penempatan para CPNS dari Honorer K2, sesuai dengan Instruksi Bupati Merangin, yakni akan ditempatkan di daerah-daerah yang benar-benar kekurangan tenaga PNS, tandasnya.

(jun)

 


Berita Terkait