iklan
PS Tanjung Jabung Timur terancam sanksi dari PSSI lantaran menolak bertanding menghadapi PS Kota Sungai Penuh dalam perebutan juara ke tiga Gubernur Cup Selasa (21/1),kemarin.

Walk Out nya PS Tanjabtim tersebut, tentunya menjadi perhatian PSSI, karena hal tersebut disebut melanggar peraturan PSSI. Hal ini disampaikan Supriyadi, humas Provinsi yang juga menjadi panitia turnamen gubernur cup tersebut, Selasa (21/1).

Ia menyebutkan, tentunya akan ada sanksi bagi suatu tim atau kesebelasan yang walk out atau tidak hadir di jadwal pertandingannya. "Itu tentunya ada sanksi terhadap tim Tanjabtim itu," terang Supriyadi.
--batas--
Ditanyakan, apa sanksi dari Walk Out yang dilakukan Tanjabtim tersebut? Ia mengatakan, bisa saja sanksi yang diberikan PSSI berupa denda dan skors (Tidak diikutsertakan dalam turnamen, red) kedepannya. "Mereka bisa saja di denda atau di sekor tidak boleh main lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menyebutkan, Tanjabtim tersebut seharusnya tidak melakukan hal tersebut, apalagi pertandingan selevel Gubernur Cup tersebut "Apa lagi, mereka itu merugikan penonton yang telah membeli karcis, selain itu petugas kesehatan dan keamanan yang ada," terangnya.

Ia mengatakan, Saat ini panitia turnamen Gubernur Cup sedang menunggu Panitia Disiplin PSSI, terkait soal Walk out yang dilakukan Tanjabtim tersebut. Akibat Walk Outnya Tanjabtim, PS Kota Sungai Penuh menjadi juara ke 3 dengan kemenagan W0.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait



add images