iklan BERPELUANG MENYODOK: Meski berada di posisi ke 
tiga setelah Sarolangun, namun Bungo berpeluang menggeser Sarolangun 
karena baru melakoni dua pertandingan.
BERPELUANG MENYODOK: Meski berada di posisi ke tiga setelah Sarolangun, namun Bungo berpeluang menggeser Sarolangun karena baru melakoni dua pertandingan.

MUARABUNGO, Peluang PS Sarolangun untuk lolos dari grup A Gubernur Cup 2013 di Muara Bungo kian terbuka. Ini setelah dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan, kemarin, anak-anak Sarolangun berhasim menekuk PS Tebo dengan skor tipis 1-0.

Tak pelak, kemenangan ini menghantarkan Sarolangun ke posisi kedua klasemen dengan poin 5, hasil dari dua kali seri dan satu  kali menang. Sementara PS Tebo yang sebelumnya nangkring di posisi 3 melorot ke posisi  5, dari  hasil satu kali menang dan dia kali kalah. Namun demikian, posisi Sarolangun masih mungkin disalip Bungo yang baru memainkan dua pertandingan.

Sebenarnya, penampilan Tebo tidak begitu buruk dalam pertandingan yang dihelat di stadion Serunai Baru itu. Modal kemenangan saat menghadapi PS Kerinci satu hari sebelumnya menjadi pelecut semangat anak-anak PS Tebo untuk mendulang poin penuh, mereka tampil percaya diri.

Hanya saja, PS Sarolangun tampil lebih apik. Sarolangun yang dimotori kapten tim, Anton Hermawan (13) berhasil meraih peluang pertama melalui tusukan sisi kanan pertahanan Tebo. Namun peluang tersebut masih bisa digagalkan penjaga gawang Tebo yang bermain gemilang dibabak pertama.

Tebo membalas melalui motor tim yang juga kapten, M Feri Ferdian (6), namun tendangan membentur tanah berhasil diamankan penjaga gawang Sarolangun.

Mengawali babak kedua, Tebo yang memegang kick off langsung mengambil inisiatif serangan. Pertandingan yang belum genap satu menit, Tebo berhasil mengancam gawang Sarolangun. Berawal dari sisi kiri pertahanan Sarolangun, pemain Tebo memberikan umpan crosing. Bola crosing pun berhasil disambar Feri Ferdian (6). Namun, peluang tersebut gagal menjadi gol.

Namun Sarolangunlah yang justru membuat gol. Melalui serangan apik dari lini keduai, Riki Nalo (19) berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain Tebo, hingga akhirnya berhasil menggetarkan gawang PS Tebo. Hingga wasit meniupkan peluit akhir tidak ada lagi gol yang tercipta. Sarolangun pun meraih point maksimal.

Pelatih Tebo, Bujang Slamet mengatakan, apabila dilihat dari permainan, anak asuhnya lebih menguasai dari Sarolangun. “Banyak peluang. Tapi, belum ada hasil,” pungkasnya.  

Selain itu, dikatakannya, stamina anak asuhnya belum fit. Karena, baru saja main melawan Kerinci.“Kita suah berusaha,” katanya pendek. (sumber: jambi ekspres)

Berita Terkait



add images