Ilustrasi. Foto : net
Ilustrasi. Foto : net

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Kontestasi Pemilu Legislatif (Pileg) sudah sampai di penghujung tahapan. Rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota, sebagian besar, sudah rampung digelar.

Meski belum ditetapkan oleh KPU, namun siapa-siapa caleg yang lolos ke legislatif di Provinsi Jambi ini sudah bisa dilihat.

Parpol-parpol besar sepertinya berbagi kekuasaan di DPRD kabupaten/kota yang ada.

Berdasarkan hasil pleno yang berhasil dirangkum koran ini, Golkar berkuasa di Tebo, Merangin dan Sarolangun, sementara di Batanghari, raihan kursinya sama dengan PAN sebanyak 5 kursi, sehingga pemenang ditentukan melalui perhitungan jumlah suara.

BACA JUGA : Raih Kemenangan dengan Cara Curang, Sebaiknya Caleg Terpilih Mundur Saja

PDIP menang di DPRD Tanjab Barat dan Muaro Jambi. Gerindra menguasai Kota Jambi dan Kerinci meskipun sama-sama meraih 5 kursi bersama PAN. Sedangkan di Bungo, raihan 4 kursi Gerindra sama dengan Nasdem, PAN dan PKS.

PAN sudah dipastikan jadi pemenang di DPRD Tanjab Timur dengan raihan 17 kursi dari 30 kursi keseluruhan anggota DPRD, sementara Demokrat hanya menang di DPRD Kota Sungai Penuh.

Caleg terpilih jangan dulu berbesar hati, janji politik menunggu untuk segera ditunaikan. Sementara yang gagal, jangan menyerah, masih ada kontestasi serupa, lima tahun lagi.
Merealisasikan janji politik adalah suatu kemutlakan. Tentu masyarakat pemilih menunggu realisasi itu.

Pengamat Politik Jambi, Bahren, menyebutkan, jika para Caleg yang berhasil lolos pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini harus membuka kembali catatan terkait apa-apa saja program yang pernah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye.

"Apa yang dijanjikan kepada masyarakat tolong dicek ulang, jangan sampai janji tinggal janji saja," katanya saat dihubungi.

Menurutnya, apa-apa saja program yang dijanjikan saat kampanye itulah nanti yang akan mereka perjuangkan ketika duduk di parlemen sebagai wakil rakyat. "Jadi perlu dibuka dan diingat kembali terkait janji itu," bebernya.

Selain itu, dirinya juga berharap kepada wakil rakyat yang terpilih ini juga menjalin hubungan sebaik mungkin antara legislatif dan eksekutif untuk menjalankan peran dan fungsi masing-masing.

"Tapi jangan hubungan perselingkuhan yang dibangun, jangan ada yang namanya duit ketok lagi," tegasnya.
"Sudahi budaya yang buruk, mumpung baru awal menjabat," tukasnya. (wan)


Komentar

Rekomendasi




add images