Konser tersebut menghadirkan sejumlah grup musik Batak populer, di antaranya Marsada Band, Siantar RAP Foundation, dan RAP Trio.
Selain itu, sejumlah penyanyi dan grup musik lokal turut memeriahkan acara, seperti Englandny, Voyska Band, The Flotua, Hasian Etnik, dan Rade Dancer.
Acara dipandu oleh dua MC kenamaan Jambi, Arie Giordani dan Supik Lancip.
Panitia optimistis Konser Bangso Batak turut memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi di Kota Jambi.
Kehadiran penonton dari luar daerah dinilai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, mulai dari sektor penginapan, kuliner, hingga pusat perbelanjaan.
“Data terakhir menunjukkan, lebih dari 20 persen penonton berasal dari sejumlah kabupaten dan provinsi tetangga. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Manajer JE Organizer sekaligus promotor konser, Bertha Ayu Manurung.
Bertha mengatakan, penonton dari luar Kota Jambi berpotensi memberikan dampak ekonomi karena turut membelanjakan uang selama berada di daerah tersebut.
“Penonton dari luar kota akan membelanjakan uangnya di Jambi, mulai dari menginap, berbelanja, hingga mengunjungi berbagai tempat di Kota Jambi. Jadi, aktivitas mereka tidak hanya berhenti pada menikmati konser,” lanjut Bertha.
Bertha juga optimistis Konser Bangso Batak Vol. 4 yang direncanakan tahun depan akan berlangsung lebih meriah.
Panitia bahkan telah melakukan survei sederhana dan mengantongi sejumlah nama grup musik yang berpeluang diundang pada penyelenggaraan berikutnya.
Lantas, siapa saja artis yang akan tampil pada Konser Bangso Batak Vol. 4?
“Tunggu saja informasi terbarunya di Jambi Ekspres atau akun media sosial Konser Bangso Batak Official. Saat ini, nama-namanya masih kami kerucutkan,” kata Bertha.
Konser Bangso Batak Vol. 3 menjadi bukti bahwa musik dan budaya mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus menghadirkan peluang ekonomi bagi Kota Jambi.(*)
