JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Musim kemarau memicu persoalan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Penurunan debit Sungai Batanghari membuat pelayanan distribusi air oleh PDAM belum dapat berjalan maksimal.
Pemkab Muaro Jambi pun menyiapkan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih bisa mengajukan permintaan bantuan kepada pemerintah.
Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono, menyebut masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa atau camat. Pengajuan tersebut kemudian diteruskan kepada Pemkab maupun PDAM untuk ditindaklanjuti.
"Silakan ajukan melalui kepala desa atau camat. Ajukan ke kita di sini, ke PDAM atau ke Pemda. Nanti kita akan membantu mendistribusikan air bersih yang sumbernya dari PDAM," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/10).
Bantuan distribusi air bersih tersebut diberikan tanpa dipungut biaya. Air yang berasal dari PDAM nantinya akan didistribusikan menggunakan kendaraan tangki ke wilayah yang membutuhkan.
"Tanpa biaya," tegasnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Pemkab menyiagakan kendaraan tangki dari sejumlah OPD. Selain PDAM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) disiapkan untuk membantu distribusi air bersih.
"Di luar PDAM, dari DLH standby, kemudian BPBD ada, dari Damkar juga nanti akan kita usahakan untuk memberikan bantuan. Jadi paling tidak ada tiga OPD yang bisa membantu," ujarnya.
Pemkab mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih tidak perlu ragu mengajukan bantuan melalui pemerintah desa atau kecamatan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran air ke wilayah yang terdampak kemarau. (wan)
