Sementara khusus di Kota Jambi, Purwa Tjaraka menilai potensi pertumbuhan masih sangat besar. Ia bahkan menyebut minat anak-anak Jambi terhadap musik sangat luar biasa.
"Kalau kita lihat dari minat para siswa itu sangat luar biasa, walaupun hanya kota kecil," ujarnya.
Ia juga melihat perkembangan ekonomi Kota Jambi turut membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan fasilitas pendidikan nonformal, termasuk pendidikan musik, bagi anak-anak.
"Untuk Kota Jambi ini dari segi ekonomi juga mengalami kenaikan sehingga kita bisa memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak-anak," katanya.
Purwa Tjaraka menyebut sekitar 70 persen siswa Purwacaraka Music merupakan anak-anak yang masih berstatus sebagai pelajar di Jambi.
Karena itu, ia berharap keberadaan Purwacaraka Music di Jambi tidak sekadar menjadi tempat belajar musik, tetapi juga mampu memberikan dorongan kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
"Kita berharap dengan kehadiran kita bisa memberikan fasilitas, pemicu dan dorongan. Agar mereka dapat pengajaran musik yang benar dan baik," ujarnya.
Ia pun mengajak para orang tua untuk tidak memandang musik dan seni hanya sebagai kegiatan tambahan bagi anak. Menurutnya, musik, seni dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk kreativitas serta karakter generasi muda.
"Kita mengajak semua anak Jambi, semua orang tua berkeyakinan penting musik, seni dan budaya," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD PNF dan Perizinan pada Dinas Pendidikan Kota Jambi, Husna Marlina mengapresiasi kegiatan yang digelar Purwacaraka Music.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang positif bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki, khususnya di bidang musik.
