JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau lokasi Karhutla di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Batanghari, Senin (7/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan dan pemadaman Karhutla di lapangan berjalan optimal. Danrem juga melihat kondisi terkini sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait mengenai perkembangan kebakaran dan langkah pengendaliannya.
BACA JUGA: Ratusan Hektare Tahura di Batang Hari, Gubernur Al Haris Minta Pemadaman dari Darat dan Udara
Di tengah perjuangan petugas memadamkan api, Danrem turut memberikan dukungan berupa makanan dan vitamin kepada personel yang bertugas di lokasi.
Bantuan tersebut diberikan untuk menjaga stamina petugas yang harus bekerja di tengah kondisi medan dan cuaca yang cukup berat.
“Kita memberikan dukungan kepada para petugas yang berada di lapangan agar tetap memiliki stamina dalam melaksanakan tugas penanganan Karhutla. Penanganan ini membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak,” ujar Danrem.
BACA JUGA: Kasus Penikaman Indra yang Tewas dengan 18 Luka Kini P21, Dua Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, instansi teknis hingga masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian kebakaran.
Dalam peninjauan itu, Danrem juga mengecek kesiapan personel serta koordinasi antarunsur yang terlibat. Setiap petugas diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Kegiatan tersebut turut diikuti Kasiops Korem 042/Gapu, Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, personel TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD, BWS Wilayah Sumatera IV, serta masyarakat.
BACA JUGA: Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakor Karhutla, Pemerintah dan Perusahaan Perkuat Sinergi
Kehadiran tim gabungan menjadi bukti kuatnya sinergi dalam menghadapi ancaman Karhutla di Jambi. Upaya pemadaman, pendinginan, pemantauan, dan pencegahan terus dilakukan secara terpadu untuk menekan potensi api kembali meluas.
Danrem 042/Gapu juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih meningkatkan risiko Karhutla.
“Penanganan Karhutla membutuhkan gerak cepat, sinergi, dan kepedulian bersama,” demikian.(*)
