iklan Pejabat Mundur di Era Maulana-Diza Disorot, Pengamat: Jangan Asal Dilantik
Pejabat Mundur di Era Maulana-Diza Disorot, Pengamat: Jangan Asal Dilantik

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pengunduran diri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menjadi sorotan. Pengamat Kebijakan Publik, Nasroel Yasir, meminta proses rekrutmen hingga penempatan pejabat dilakukan secara matang dan transparan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Rekrutmen pejabat harus jelas-jelas, jangan asal dilantik,” kata Nasroel Yasir, Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA: Buka Suara! Kabid GTK Disdik Ungkap Alasannya Mundur

Menurut Nasroel, pemerintah perlu memastikan alasan sebenarnya di balik keputusan seorang pejabat mengundurkan diri, terutama jika pejabat tersebut belum lama menempati posisi yang diberikan.

Ia menilai, pengunduran diri pejabat tidak cukup hanya dilihat sebagai persoalan administratif. Pemerintah, kata dia, perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui apakah keputusan tersebut murni karena alasan pribadi atau ada faktor lain yang memengaruhinya.

BACA JUGA: Tawuran di Depan WTC Jambi Menelan Korban Jiwa, 3 Orang Diamankan

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tekanan yang membuat pejabat memilih mundur, Nasroel menyebut hal tersebut bisa saja terjadi. Namun, ia menegaskan dugaan tersebut harus dibuktikan melalui klarifikasi langsung.

“Bisa jadi ada tekanan, bisa jadi bosan. Dalam artian mungkin ‘bosan’ didatangi tim-tim. Ini kan kita meraba-raba. Tekanan juga ada yang lembut, ada yang kencang, mungkin ini agak kencang dikit,” ujarnya.

Karena itu, Nasroel meminta Wali Kota Jambi Maulana turun langsung memastikan alasan pengunduran diri pejabat yang bersangkutan.

“Wali kota harus memanggil kedua pejabat tersebut. Pastikan faktor pengunduran dirinya,” tegasnya.

BACA JUGA: Semarak Pawai Pembangunan dan Barisan Indah Warnai HUT ke-81 RI di Sungai Penuh

Menurut Nasroel, langkah tersebut penting untuk mencegah berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat, khususnya terkait dugaan intervensi atau tekanan dari pihak tertentu.

Ia juga mengingatkan agar roda pemerintahan tidak sampai dipengaruhi oleh campur tangan pihak luar.

“Kalau campur tangan pihak luar, ini akan jadi preseden buruk. Siapapun yang duduk di sana bakal tersandera, karena disetir pihak luar,” tegasnya.


Berita Terkait



add images