JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat berdampak pada sejumlah program di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, termasuk keikutsertaan dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Tebo, Syarfandi, mengatakan Kabupaten Tebo tetap berpartisipasi dalam ajang MTQ tingkat provinsi. Namun, jumlah peserta dan official yang diberangkatkan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
BACA JUGA: Al Haris Pimpin Evaluasi SAKIP Pemprov Jambi, Targetkan Predikat BB Harga Mati
"Pada MTQ sebelumnya anggaran yang disiapkan mencapai Rp900 juta hingga lebih dari Rp1 miliar. Tahun ini anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp600 juta," ujar Syarfandi, Rabu (29/7).
Ia menjelaskan, Pemkab Tebo akan mengusulkan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 agar kebutuhan pelaksanaan MTQ dapat lebih optimal.
Akibat keterbatasan anggaran, jumlah kafilah dan official yang diberangkatkan diperkirakan hanya sekitar separuh dari tahun sebelumnya. Jika biasanya mencapai sekitar 100 orang, tahun ini jumlahnya kemungkinan hanya sekitar 50 orang.
Meski demikian, Pemkab Tebo memastikan tetap mengirimkan perwakilan terbaik untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Jambi.
BACA JUGA: Cegah Karhutla, Bupati Anwar Sadat Dorong Pembentukan Kantor Daops di Tanjab Barat
Sebagai informasi, MTQ Tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 dijadwalkan digelar di Kota Jambi. Sementara waktu pelaksanaannya masih menunggu keputusan resmi dari panitia penyelenggara.(bjg)
