iklan Siap Layani 444 Jemaah, Petugas Kloter BTH 20 Jambi Siapkan Strategi Humanis
Siap Layani 444 Jemaah, Petugas Kloter BTH 20 Jambi Siapkan Strategi Humanis

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter BTH 20 menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan terbaik bagi ratusan jemaah calon haji asal Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Ketua Kloter BTH 20, Zakiah, mengatakan pihaknya telah menerima amanah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi untuk mendampingi para jemaah selama seluruh rangkaian ibadah haji berlangsung.

BACA JUGA: Kisah Perjuangan Martinah, Penjual Jamu Keliling Asal Kota Jambi yang Berhaji dari Tabungan Uang Receh

“Alhamdulillah, kami dipercayakan menjadi petugas Kloter BTH 20. Mudah-mudahan kami bisa memberikan yang terbaik bagi para tamu Allah,” ujarnya.

Tim petugas Kloter BTH 20 terdiri dari 61 orang yang mencakup berbagai unsur pelayanan guna memastikan kelancaran ibadah jemaah. Rinciannya, Ketua Kloter 1 orang, Pembimbing Ibadah (Bimbat) 1 orang, tenaga medis 2 orang yang terdiri dari 1 dokter dan 1 perawat, Petugas Haji Daerah (PHD) 1 orang, KBIHU 1 orang, Ketua Rombongan (Karom) 10 orang, serta Ketua Regu (Karu) sebanyak 44 orang.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Bungo, Dua Bocah Tewas Tertimbun

Sementara itu, total jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 20 berjumlah 444 orang, dengan rincian 290 jemaah berasal dari Kota Jambi dan 154 jemaah dari Kabupaten Muaro Jambi.

Zakiah menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi kloter ini adalah tingginya jumlah jemaah kategori rentan. Dari total jemaah, sebanyak 172 orang merupakan lanjut usia (lansia) berusia di atas 60 tahun. Bahkan, jemaah tertua tercatat berusia 100 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun.

Selain faktor usia, mayoritas jemaah juga masuk dalam kategori risiko tinggi (risti). Tercatat sebanyak 382 jemaah tergolong risti, dengan rincian 123 orang kategori risti berat, 134 orang risti sedang, dan 125 orang risti ringan.

BACA JUGA: Revitalisasi Kota Dimulai, Perkim Bungo Siapkan Mega Proyek Penataan Perkotaan

Menghadapi kondisi tersebut, PPIH Kloter BTH 20 telah menyiapkan dua strategi utama dalam pelayanan, yakni pelayanan kolaboratif dan pelayanan humanis.

Pelayanan kolaboratif dilakukan dengan memastikan sinergi antara petugas kesehatan, pembimbing ibadah, dan seluruh perangkat kloter. Sementara pelayanan humanis difokuskan pada pendekatan psikologis guna memberikan rasa nyaman dan ketenangan bagi para jemaah.

“Kami memohon doa agar diberikan kelancaran dalam memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh jemaah,” tutup Zakiah. (*)


Berita Terkait



add images