iklan Panik Asap Tebal Kepung Ruko Percetakan, Anak Pemilik Nekat Lompat dari Lantai Dua
Panik Asap Tebal Kepung Ruko Percetakan, Anak Pemilik Nekat Lompat dari Lantai Dua

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kebakaran melanda sebuah ruko percetakan di Jalan Patimura, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, (8/6/2026) jum'at malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepulan asap tebal yang naik hingga lantai dua membuat penghuni panik, bahkan anak pemilik ruko terpaksa melompat untuk menyelamatkan diri dengan bantuan petugas damkar.

BACA JUGA: Lapas Narkotika Muara Sabak Gelar Apel Ikrar Bersih HP Ilegal dan Narkoba

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari dalam ruko dan membuat masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Call Center Bahagia 112 dan operator damkar pukul 20.38 dan langsung bergerak dari Pos Alam Barajo.

BACA JUGA: Lapas Kelas IIB Muara Bungo Gelar Apel Ikrar Anti HALINAR, Lanjutkan Penggeledahan Blok Hunian dan Tes Urine

“Kita sampai ke lokasi sekitar enam menit. Pemadaman berlangsung kurang lebih setengah jam sambil melakukan proteksi bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Mustari.

Sebanyak empat armada dan 20 personel diterjunkan untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain.

Menurut Mustari, hasil investigasi awal mengarah pada dugaan korsleting listrik akibat penambahan daya listrik yang tidak diimbangi perubahan instalasi sesuai standar.

“Beban daya instalasi listrik yang berlebihan bisa menyebabkan korsleting. Karena itu instalasi harus sesuai standar dan penggunaan peralatan listrik jangan berlebihan,” katanya.

BACA JUGA: Respon Cepat Longsor di Jalan Nasional Kerinci, BPJN Jambi dan Instansi Terkait Lakukan Pembersihan Hingga Lalin Normal

Api diketahui pertama kali muncul dari lantai bawah ruko. Sementara lantai dua dipenuhi asap tebal yang membuat penghuni terjebak dan kesulitan turun.

Pemilik ruko, Anhar, mengaku dirinya dan anaknya sempat tidak menyadari adanya kebakaran tersebut.

“Saya sama anak saya belum sadar ada apinya itu. Yang sadar duluan karyawan saya di bawah, karena apinya dari bawah,” ujarnya.


Berita Terkait



add images