iklan Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Warga Jambi, Ini Identitasnya 
Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Warga Jambi, Ini Identitasnya 

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA-Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur berhasil mengidentifikasi sepuluh kantong jenazah korban kecelakaan kereta rangkaian listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

"Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi" kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, seperti dikutip dari kantor berita antara.

BACA JUGA: Desak Polisi Sikat Peredaran Narkoba, Polsek Kumpeh Didatangi Ratusan Warga

Bahkan, satu di antara 10 jenazah itu tercatat sebagai warga Kota Jambi. 

Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/003 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 006 sebagai Nur Alimantun Citra Lestari, 

perempuan, umur 19 tahun, alamat Pasar Jambi. Namun sayangnya, belum diketahui secaras pasti di mana alamat lengkap korban tersebut.

BACA JUGA: Korban Tewas Kecelakaan Kereta Api Warga Sungai Asam, Jenazah Besok Sampai di Jambi

Identifikasi dilakukan bersama dengan tim posko identifikasi korban (Disaster Victim Identification/DVI), Biro Kedokteran Polisi (Birodokpol), Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, FKG UI, dan jajaran lainnya.

"Kami bersama telah menyelesaikan seluruh pemeriksaan terhadap 10 kantong jenazah yang dikirim penyidik dari tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Prima.

Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menyampaikan hasil identifikasi hingga Selasa sore ini berdasarkan data primer.

"Teridentifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan," kata Nyoman.

9 korban yang telah teridentifikasi lainnya, yaitu, Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/001 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan sekunder (medis dan properti), cocok dengan nomor AM 002 sebagai Tutik Anitasari, perempuan, umur 31 tahun, alamat Cikarang Barat Bekasi.

BACA JUGA: Menteri Hukum Supratman Resmikan 1.585 Posbankum Desa/Kelurahan di Provinsi Jambi

Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/002 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis) dengan nomor AM 007 sebagai Harum Anjasari, perempuan, umur 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur.

Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/004 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 009 sebagai Farida Utami, 50 tahun, alamat Cibitung Bekasi.

Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/005 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 003 sebagai Vica Acnia Pratiwi, perempuan, umur 23 tahun, alamat Cikarang Barat.


Berita Terkait



add images