JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di RT 13, Kelurahan The Hok, Kecamatan Jambi Selatan, Selasa (7/4/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin pagi (30/3/2026) di kawasan Jalan H. Adam Malik. Api menghanguskan lima unit rumah bedeng, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kosong saat kejadian.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Saat ini, para korban untuk sementara ditampung di sebuah rumah yang difungsikan sebagai posko darurat.
BACA JUGA: Wali Kota Jambi Akui Program Sampah Belum Maksimal, DPRD Minta Perbaikan Serius
Dalam kunjungannya, Maulana menyampaikan rasa prihatin dan memastikan pemerintah hadir membantu warga yang terdampak. Ia menyebutkan bantuan awal telah diberikan, termasuk uang tunai kepada penghuni rumah korban.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pendataan kerugian guna menentukan bantuan lanjutan. Pemilik rumah bedeng akan mendapat dukungan bahan bangunan, sementara proses perbaikan direncanakan dilakukan secara gotong royong.
Maulana juga memastikan dokumen administrasi warga terdampak, seperti KTP, KK, dan surat keterangan kebakaran, akan dibantu proses pengurusannya oleh pemerintah kota. Para korban juga akan diundang ke kantor wali kota setelah proses investigasi selesai.
BACA JUGA: Aksi Begal Terekam CCTV di Simpang Rimbo, Korban Kehilangan Motor dan Ponsel
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional menyalurkan santunan sebesar Rp10 juta kepada lima kepala keluarga terdampak. Bantuan berupa kasur, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pokok juga turut disalurkan.
Tidak hanya bantuan darurat, pemerintah kota juga tengah menyiapkan program lanjutan untuk mendukung pemulihan ekonomi warga. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pemberian bantuan alat usaha agar korban dapat kembali beraktivitas dan mandiri secara ekonomi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan tiga unit armada untuk memadamkan api.
Berkat laporan cepat dari warga, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut. Ia menambahkan, hasil sementara investigasi menunjukkan kebakaran kemungkinan besar disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tidak layak sehingga memicu korsleting.
