JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Berkendara menggunakan sepeda motor sudah menjadi pemandangan sehari-hari di jalan raya. Mulai dari anak muda hingga orang tua, sepeda motor menjadi pilihan utama untuk menunjang aktivitas.
Namun, tidak sedikit masyarakat yang memilih untuk dibonceng karena belum mahir atau masih merasa takut mengendarai motor sendiri. Meski hanya sebagai penumpang, berboncengan tetap memiliki aturan dan tata cara agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
BACA JUGA: Menjelang Lebaran, Ratusan Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Terima Gaji
Posisi tubuh dan cara duduk yang salah dapat memengaruhi keseimbangan motor serta konsentrasi pengendara.
Berikut beberapa tips aman saat berboncengan yang dibagikan oleh tim Safety Riding Honda Sinsen:
1. Duduk Menghadap Lurus
Posisi duduk yang benar adalah menghadap lurus sejajar dengan pengendara. Duduk menyamping atau miring sangat tidak disarankan karena dapat mengganggu keseimbangan motor, terutama saat berbelok.
BACA JUGA: Belum Genap Seminggu, Bupati Hurmin Kembali Rombak Kabinet Pemkab Sarolangun
Selain itu, posisi yang tidak sejajar juga membuat motor terasa lebih berat di salah satu sisi sehingga menyulitkan pengendara.
2. Posisi Tangan yang Tepat
Penumpang disarankan memeluk ringan pengendara, terutama jika yang dibonceng adalah orang tua atau pasangan. Jika merasa kurang nyaman, tangan bisa memegang bagian samping jaket atau baju pengendara, atau menumpuk tangan di paha sendiri sebagai penopang tubuh.
Hindari memegang besi belakang motor karena dapat membuat tubuh tidak stabil saat menikung.
3. Lutut Mengapit Pengendara
Posisi lutut sebaiknya mengapit tubuh pengendara agar lebih stabil. Lutut yang terbuka terlalu lebar berisiko tersenggol kendaraan lain saat berada di jalan yang padat.
BACA JUGA: Nenek di Bungo Dirampok Saat Tidur, Perhiasan Senilai Rp 20 Juta Raib
4. Kaki Menginjak Footstep
Pastikan kaki menginjak pada pijakan (footstep) yang tersedia. Jangan membiarkan kaki menggantung karena berpotensi tersangkut saat melewati polisi tidur atau lubang jalan.
Keselamatan Tanggung Jawab Bersama
Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Frank Setia, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berkendara tidak hanya ditujukan kepada pengendara, tetapi juga kepada penumpang.
“Keselamatan berkendara adalah tanggung pengendara dan juga yang dibonceng. Karena itu, penting untuk memahami posisi berboncengan yang benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Senada dengan itu, Instruktur Safety Riding Honda Sinsen, Agung, menambahkan bahwa perlengkapan berkendara juga wajib digunakan oleh penumpang.
“Selain teknik yang benar, pastikan tetap menggunakan perlengkapan berkendara lengkap seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Dengan begitu, risiko cedera bisa diminimalkan,” jelasnya.
Melalui edukasi ini, Honda Sinsen berharap masyarakat Jambi semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara.
Tetap utamakan keselamatan dan selalu #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.(*)
