iklan Ayu Sabrina.
Ayu Sabrina. (Instagram )

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kisah inspiratif datang dari perempuan muda asal Jambi, Ayu Sabrina. Perjalanan hidupnya menjadi bukti nyata bahwa ilmu mampu mengangkat derajat seseorang dan mengubah masa depan secara signifikan.

Ayu Sabrina lahir dan tumbuh di Desa Taman Raja, sebuah wilayah yang pada tahun 2000 hingga 2010 masih tergolong pedalaman. Saat itu, akses menuju desa tersebut masih sangat terbatas, dipenuhi semak belukar, dan jauh dari fasilitas pendidikan yang memadai. Kondisi tersebut membentuk karakter Ayu untuk terbiasa hidup sederhana dan berjuang sejak usia dini.

BACA JUGA: Komisi Informasi Jambi Serahkan Laporan Kinerja 2025 ke Gubernur Al Haris, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Dengan segala keterbatasan yang ada, Ayu kemudian memutuskan merantau ke Pulau Jawa demi mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Perjalanan itu tidak mudah. Ia mengaku pernah menjadi pribadi yang kurang percaya diri dan tidak berani berbicara di depan umum.

Namun, waktu dan proses belajar perlahan mengubah segalanya.

BACA JUGA: Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman 6 Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Kuala Tungkal, Langsung Dilepasliarkan

Berkat ketekunan menuntut ilmu, Ayu kini berhasil melanjutkan pendidikan ke negara maju, tepatnya di Inggris. Ia tengah menempuh pendidikan magister (S2) di Goldsmiths, University of London dengan beasiswa penuh dari LPDP.

Pencapaian tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya. Dari sosok yang dulu takut berbicara, kini Ayu justru dipercaya menjadi pembicara di berbagai forum dan aktif menginspirasi ribuan anak muda Indonesia.

Tak hanya itu, pada tahun 2021 lalu, Ayu juga pernah diundang oleh Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan sebagai salah satu mahasiswa inspiratif Indonesia, sebuah pengakuan atas perjalanan dan prestasinya di bidang pendidikan.

BACA JUGA: Kapolda Jambi Tinjau Lokasi Pembangunan Gerai Samsat Polres Muaro Jambi di Kawasan CRC

Menurut Ayu, ilmu adalah kunci utama perubahan. Ia menepis anggapan bahwa perempuan tidak perlu mengejar pendidikan setinggi mungkin.

“Kalau ada yang bilang tidak ada gunanya mengejar ilmu setinggi mungkin, apalagi perempuan, itu pemikiran yang salah. Perempuan harus berani bermimpi dan mewujudkannya,” ujarnya.

Ayu berharap kisah hidupnya dapat memotivasi generasi muda, khususnya dari Jambi dan daerah pedalaman lainnya. Ia pun membuka diri untuk berbagi informasi dan pengalaman kepada adik-adik maupun teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

BACA JUGA: Kepsek SMAN 6 Kerinci Dicopot, Terbukti Melanggar Disiplin, 2 Kasus Lainnya Menyusul Diputuskan

Kisah Ayu Sabrina menjadi pengingat bahwa latar belakang bukan penentu masa depan. Dengan kemauan belajar dan keberanian melangkah, mimpi besar bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.(w4n)


Berita Terkait



add images