JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Batang Hari menanggapi pembahasan wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak langsung.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Batang Hari Eddy Yanuar menyatakan bahwa PDIP akan konsisten menjaga marwah demokrasi karena hak rakyat memilih langsung calon pemimpin harus tetap dijaga bersama semua pihak.
BACA JUGA: Tarif Parkir Dinilai Meresahkan, DPRD Sungai Penuh Usulkan Parkir Gratis
"Wacana penyelenggaraan Pilkada tidak langsung dengan alasan efisiensi anggaran dapat berpotensi merusak prinsip demokrasi, dan sesuai amanah reformasi bahwa asas dari pemilu adalah menempatkan rakyat sebagai kedaulatan tertinggi.”Ujar Eddy Yanuar.
Menurutnya, efisiensi bukanlah pembenaran untuk memangkas hak rakyat dalam memilih pemimpin secara langsung.
BACA JUGA: Empat Terdakwa Korupsi DAK Pendidikan Jambi Rp21 Miliar Jalani Sidang Perdana
“Jika ini terjadi tentunya kita mengalami kemunduran dalam Demokrasi.”Tuturnya.
Eddy juga menambahkan bahwa Demokrasi yang sehat adalah berbasis pada kedaulatan rakyat. Dan pihaknya ingin memastikan bahwa sosok pemimpin terpilih adalah harus bekerja untuk kepentingan masyarakat.(rza)
