iklan
"Tapi mau bagaiman lagi, kondisinya sudah sepertinya ini, tetaplah kita jalani," ujarnya. 

Sementara Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih mengatakan, pihaknya memahami situasi dalam menghadapi hari besar agama. 

Secara nasional sebut dia, kadang-kadang terjadi penimbunan bahan pangan. 

Untuk itu kata Sri, tim satgas pangan harus melakukan pengawasan secara ketat, sehingga distribusi dan stok pangan tidak mengalami masalah. 

"Terutama tim penagak hukumnya harus melakukan pengawasan ketat," katanya. 

Sementara terkait tingginya harga pangan di Kota Jambi, Sri menganggap hal itu justru salah. Sebab sebut dia, pada neraca pangan yang dilaporkan Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Reskrim Polresta Jambi, bahwa kondisi harga pangan di Kota Jambi menurun. Seperti harga cabai turunnya Rp 15 ribu per kg. 

"Seperti beras juga, di daerah lain tinggi, justru di Kota Jambi cendrung landai. Jadi tidak ada peningkatan harga yang signifikan di kota Jambi," imbuhnya. 

"Makanya kami selalu menegaskan pada semua OPD, forkopimda supaya menginformasikan pada seluruh masyarakat bahwa kondisi persediaan pangan di Kota Jambi aman," pungkasnya. (hfz)


Berita Terkait



add images