iklan
Dalam acara yang ditandai dengan pemukulan tambur oleh Pj Wali Kota Jambi beserta unsur Forkompimda itu, selain menampilkan kesenian dan budaya etnis Tionghoa, di atas pentas yang dominan dihiasi dengan ornamen merah itu juga turut ditampilkan seni budaya daerah Jambi. Selain itu, turut pula diserahkan santunan sosial untuk anak yatim berupa peralatan sekolah (tas lengkap dengan buku dan alat tulis) senilai 200.000 rupiah.

 Kepada sejumlah awak media usai perayaan tersebut, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan itu, kata Sri festival Cap Go Meh telah berlangsung dengan baik dan lancar.

"Alhamdulillah, festival Cap Go Meh tadi telah berjalan dengan baik dan lancar, cuaca cerah, tidak ada hujan, acaranya juga sangat meriah, masyarakat ramai yang hadir disini karena tadi banyak sekali pertunjukan yang ditampilkan. Untuk itu, kami sampaikan apresiasi kepada tokoh-tokoh Tionghoa atas partisipasi dan kerja samanya yang apik bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi hingga terlaksananya perayaan ini dengan sukses," ujar Sri.

Sri juga menyebut, festival Cap Go Meh di Kota Jambi tak kalah meriahnya dengan di tempat lain.

"Saya sebagai Pj Wali Kota, pertama kali merayakan festival Cap Go Meh di Kota Jambi ini, saya pikir nggak kalah dengan kota-kota lainnya bahkan dengan kota Singkawang sekalipun, ini meriah sekali," sebut Sri.

Namun Pj Wali Kota itu berharap perayaan tersebut tidak hanya sebagai kegiatan seremonial semata, namun lebih dari itu diharapkan mampu menjadi modal perekat kerukunan antar warga, karena keberagaman Kota Jambi yang multikultural merupakan kekuatan dan modal utama dalam pembangunan.


Berita Terkait



add images