iklan Jalan di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, yang baru dikerjakan mulai rusak dan bergelombang.
Jalan di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, yang baru dikerjakan mulai rusak dan bergelombang.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH– Proyek percantik Kota Sungai Penuh yang dilakukan Dinas PUPR Sungai Penuh dinilai amburadul. Batu Andesit yang mengantikan aspal di depan Gedung Nasional Sungaipenuh, baru saja dipasang sudah mulai rusak dan bergelombang karena longgar.

Begitu juga dengan bollard yang ada disepanjang trotoar di pusat Kota Sungai Penuh, juga terlihat rapuh dan sebagian sudah di lobang dan ditempel.

Dari pantauan dilapangan, terlihat di sepanjang jalan Gedung Nasional, batu-batu yang terpasang dari depan rumah dinas Wakil walikota – depan Taman Tugu 17, sudah banyak yang rusak dan bergelombang. “Iya, kemarin saya lewat di sana, batu yang di pasang sudah banyak yang bergelombang dan rusak, padahal batu tersebut baru saja diganti,” kata Adri, salah seorang warga Sungai Penuh.

Dirinya sangat menyayangkan rencana awal Pemkot Sungaipenuh yang membuat jalan depan Gedung Nasional dengan batu andesit. Padahal, jumlah kendaraan yang melintas dikawasan tersebut dan juga kendaraan yang terparkir di jalan tersebut cukup banyak. “Sayang sekali jalan yang sebelumnya aspal dipasang batu andesit ini. Sayang sekali jadi penghamburan uang,” ujarnya.


Berita Terkait