iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Ribuan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi tidak mendapat aliran air bersih sejak Sabtu (3/6).

Hal ini disebabkan adanya pipa HDPE berukuran 350 mm milik Perumdam Tirta Mayang mengalami kebocoran.

Sejak Sabtu (3/6) pipa bocor tersebut sudah mulai dilakukan perbaikan oleh petugas Perumdam Tirta Mayang. Estimasi pekerjaan perbaikan yakni 2x24 jam.

"Pekerjaan darurat, pengaliran terhenti sementara waktu," kata Dirut Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike Ryantara, Minggu (4/6).

Dijelaskannya, sehubungan dengan pekerjaan perbaikan pipa bocor di Sungai Makalam pada Sabtu, 3 Juni 2023 itu, estimasi pekerjaan 2x24 jam dan normalisasi pengaliran 1x24 jam setelah pekerjaan selesai.

"Maka beberapa wilayah mengalami penghentian pengaliran," ujarnya.

"Estimasi jumlah pelanggan terdampak 5.600 sambungan," tambah Dwike.

Pelanggan yang terdampak yakni di wilayah Jl. Hayam Wuruk, Jl. Mentawai, Jl. Dr. Sumbiyono, JI. HMO. Bafadhal, Jl. Yunus Sanis, Perumnas Kota Baru.

Selain itu juga terdampak pada pelanggan wilayah, Jl. Sumatera, JI. Bangka, JI. DI. Panjaitan, Jl. Syamsudin Uban, Jl. Halmahera, Jl. Pagai, JI. Nias, Jl. Belitung, Jl. Guru Muchtar, JI. Fatah Laside dan Jl. Untung Suropati.

Diungkapkan Dwike, solusi antisipasi yang dilakukan pihaknya yakni mengirim air dengan mobil tangki ke pelanggan yang terdampak.

"Kami kirim air dengan mobil tangki, dapat dimanfaatkan gratis oleh pelanggan dan disiagakan toren (tedmon) di beberapa titik," tuturnya.

"Pelanggan yang membutuhkan air dikirim dengan mobil tanki dapat menghubungi nomor 0821 2121 9692," jelaasnya.

Lebih lanjut Dwike mengungkapkan, kebocoran tersebut disebabkan ada tiang pancang pipa yang diduga dicuri orang.

"Menurut laporan petugas di lapangan, disebabkan tiang pancang pipa yang melintasi sungai dicuri orang. Informasi ini perlu didalami dulu. Pipa yang bocor yaitu pipa HDPE berukuran 350 mm," pungkasnya. (hfz)


Berita Terkait