iklan BPBD Kerinci, Kapolres dan Dandim 0417 saat memantau aktifitas gunung Kerinci di Kantor BMKG Pos pengamatan gunung api, Rabu (11/1/2023).
BPBD Kerinci, Kapolres dan Dandim 0417 saat memantau aktifitas gunung Kerinci di Kantor BMKG Pos pengamatan gunung api, Rabu (11/1/2023).

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Gunung Kerinci kembali erupsi. Abu vulkanik berwarna kelabu kehitaman menyembur dari kawah gunung tertinggi di Sumatera itu. 

Bahkan menurut warga, dilihat dari erupsi sebelumnya, ini merupakan erupsi terbesar dan tak putus. Hendi warga Kayu Aro mengatakan sepanjang pemantauannya erupsi yang terjadi kali ini terbesar. 

"Sepanjang pemantauan saya selama tiga bulan ini, hari ini yang terbesar tidak terputus erupsi gunung Kerinci. Asapnya mengarah ke Pelompek dan Padang Aro," ujarnya, Rabu (11/1/2023) 

Sementara itu menurutnya aktivitas warga masih seperti biasa. Karena umumnya warga, Kayu Aro sudah sering melihat erupsi seperti sebelumnya. "Semua keluarga, saya di Kayu Aro seperti biasa. Kita doakan semoga tidak terjadi apa-apa, " tambahnya. 

Warga Kayu Aro Reno mengatakan erupsi ini sudah terjadi sejak pukul Selasa malam (10/1/ 2023) pukul 20.00 WIB. Hingga siang Rabu (11/1/2023) siang pukul 15.00 WIB erupsi masih terjadi. Gunung Kerinci masih mengeluarkan abu vulkanik. 

"Letusan seperti biasa kayak kemarin. Masih waspada Level 2, dari jam 8 malam sampai sekarang masih mengepul asap kelabu kehitaman. Alhamdulillah Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa, " Katanya. 

Reni yang juga anggota DPRD Kerinci dari Kayu Aro ini mengatakan dirinya bersama pemerintah daerah sudah turun langsung ke pos pemantauan. Dia mengajak masyarakat untuk waspada dan tidak panik. Apabila beraktifitas atau bekerja dekat kawasan gunung Kerinci tetap pakai masker. 

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk waspada, jangan panik, ikuti informasi dan petunjuk dari pemerintah setempat, gunakan masker apabila keluar rumah, dalam radius 3 km, " ujarnya. 

Irwan, Kepala Pos Pemantau Gunung Kerinci membenarkan adanya aktivitas Gunung Kerinci pada Rabu pagi 11 Januari 2023.

Dia menjelaskan terjadi erupsi Gunung Kerinci, Jambi pada tanggal 11 Januari 2023 pukul 05:46 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 900 M di atas puncak (± 4.705 m di atas permukaan laut).

Lanjutnya, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi sementara ini ± 8 menit 20 detik.

"Pada seismik terekam tremor menerus, Erupsi masih berlangsung saat ini, pukul( 06.43)wib," katanya.

Saat ini Gunung Kerinci berada pada Status pada level II (Waspada). Masyarakat disekitar gunung api Kerinci dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif. Atau masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/KRB III

Selain itu BPBD Kerinci bersama Kapolres Kerinci Dandim 0417 Kerinci langsung pantau aktivitas gunung Kerinci di BMKG Pos pengamatan gunung api Kerinci, Rbu (11/01/2023).


Berita Terkait



add images