JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Setelah kajadian karamnya satu unit kapal yang membawa satu keluarga berlayar dari Pulau Kembang hendak berekreasi di Danau Sipin pada Senin (28/2) lalu, imbasnya kini pemilik kapal diperiksa Tim Penyidik Polsek Telanaipura.
Hal ini diungkapkan Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra saat dikonfirmasi jambiupdate.co mengatakan bahwa, pihaknya setelah kejadian karamnya kapal wisata itu, telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kapal.
"Iya benar, yang bersangkutan sudah kita periksa, dan untuk hasilnya dalam proses," katanya, pada Kamis (3/3) sore.
Kemudian, saat ditanya terkait adanya kelalaian dan kemungkinan menjadi tersangka, dirinya menjawab, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik kapal tersebut.
"Masih kita lakukan penyelidikan. Kalau ada perkembangan nantinya akan dikabari," tambahnya.
Sebelumnya, diduga kelebihan muatan, satu unit kapal yang membawa wisatawan di Pulau Kembang, Danau Sipin, Telanaipura, Kota Jambi mengalami karam, pada Senin (28/2) sekira pukul 17.00 WIB sore.
Berdasarkan keterangan dari salah satu korban karamnya kapal tersebut bernama Odi mengatakan bahwa, dirinya bersama keluarga yang hendak piknik dan makan bersama di atas kapal di Pulau Kembang.
"Jadi, kita putuskan untuk konfirmasi kepada pihak penyedia kapal, bahwa keluarga yang akan menaiki kapal tersebut berkapasitas 16 orang dewasa ditambah 4 orang anak-anak dan 1 sopir kapalnya bang. Dari pihak kapal menyanggupinya," katanya.
Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra saat dikonfirmasi via telepon genggam membenarkan atas kejadian itu.
"Iya benar, kejadiannya di seberang Danau Sipin, diperkirakan karena kelebihan muatan, namun tidak ada korban jiwa. Sementara itu, untuk penyedia jasa dan pemilik kapal masih kita lidik," tulisnya dalam pesan whatsapp
Sementara itu, Humas Basarnas Jambi, Lutfi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, kejadian tersebut akibat di bagian depan terlalu banyaknya penumpang yang berfoto-foto.
"Saat perahu tersebut karam, perahu di sekitar tempat kejadian lekas melakukan pertolongan. Bahkan ada warga yang berenang dari tepi danau untuk melakukan pertolongan," katanya. (rhp).
