JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Antusiasme warga Jambi yang berumroh ke Tanah Suci cukup tinggi, meskipun di tengah pandemi Covid 19.
Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Biro perjalan umroh Bina Insani Jambi, Muhammad Zayadi.
Menurutnya, tingginya animo masyarakat itu dikarenakan beberapa waktu belakangan ini tidak bisa berangkat karena aturan pandemi.
"Alhamdulillah karena lama tidak bisa berangkat, masyarakat sangat antusias," katanya.
Bina Insani Jambi sebut Zayadi, perdana memberangaktan jamaah umroh pada Jumat (18/2), setelah sebelumnya pemberangkatan terbentur aturan pandemi.
"Tetap kita ikuti prokes, sesuai aturan mengikuti karantina," kata Zayadi.
Ada 32 jamaah yang diberangkatkan Bina Insani Jambi pada Jumat lalu. Kata Zayadi, pada bulan depan sudah menanti daftar tunggu berangkat sebanyak 70 orang.
Untuk biaya umroh saat ini sebut Zayadi, memang ada tambahan biaya karantina sebesar Rp 5 juta dari biaya normal pemberangkatan.
"Biaya kita Rp 34.7 sudah sama karantina.
Biaya normal kita Rp 29,7. Tambah Rp 5 jt untuk karantina, karena karantina sekitar 12 hari," pungkasnya. (hfz)
