Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE CO, JAKARTA – Pelanggan listrik PLN kapasitas 900 VA dan 450 VA mendapatkan fasilitas pengurangan tarif (Diskon) selama periode Juli hingga September 2021 mendatang. Diskon tarif listrik itu sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang dilaksanakan 3 Juli – 20 Juli 2021.

Lalu, bagaimana mekanisme atau cara untuk mendapatkan diskon tarif listrik tersebut?

Pertama-tama, harus diketahui dulu siapa saja yang berhak mendapatkan diskon tarif listrik tersebut. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menjelaskan, ada tiga hal terkait pemberian diskon tarif listrik, yaitu:

1. Diskon 50 persen diberikan bagi pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA, dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial. 

Menurut Bob, bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Untuk pelanggan prabayar daya 450, tidak perlu lagi mengakses token, baik di website, layanan Whatsapp, maupun melalui aplikasi PLN Mobile. Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” ungkap Bob di Jakarta, Minggu (4/7).

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Sebelumnya, sepanjang tahun 2020, sejak bulan April, Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan. Sedangkan pada triwulan III Juli – September 2021 ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,33 triliun untuk stimulus listrik.

“Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, kami membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore,” pungkas Bob. (git/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Komentar

Rekomendasi




add images