JAMBIUPDATE.CO, MAKASSAR — Kejadian kebakaran di Makassar mencapai 60 kasus, hingga 11 Juni. Dominan karena arus pendek.

Tingkat kejadian masih terbilang tinggi. Bahkan lebih tinggi dibanding pada priode yang sama tahun sebelumnya, yakni hingga Juni 2020, hanya ada 57 kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Hasanuddin mengatakan arus pendek menjadi penyebab terbanyak kebakaran pada periode ini. “Terutama yang sering tambah daya,” ujarnya pada kegiatan Warning 65 Damkar kota Makassar, di salah satu kafe, Jumat, 11 Juni.

Titik kebakaran dominan di atas plafon. Terutama di rumah semipermanen yang padat penduduk. Dominan juga karena charger handphone yang terus tercolok. Bahkan keluar rumah tanpa dicabut.

Untuk itu, pihak Damkar Kota Makassar berharap masyarakat lebih paham atas kondisi saat ini. Itu demi menekan kejadian kebakaran, sebab dari tahun ke tahun mulai mampu menurun. Pada tahun 2020 hanya ada 145 kejadian menurun dari 2019 yang mencapai 205 kasus.


Komentar

Berita Terkait

Ini Biaya Terapi Sel Punca untuk Pasien COVID

PPN Sembako Dipastikan Tak Berlaku Tahun Ini

Singapura Sukses Turunkan Kasus Covid-19

Tolak PPN Sembako, Petani Tebu Siap Demo ke Jakarta

Awas, Utang BUMN Bisa Jadi Bom Waktu

Rekomendasi




add images


Warning: Unterminated comment starting line 75 in /home/jambiupddd2020/public_html/ber-app/_frontend/views/v_footer.php on line 75