JAMBIUPDATE.CO, SENGETI- Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardyanto tampaknya sangat Fokus dalam menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muarojambi, dimana saat mendapat Informasi lahan terbakar dirinya langsung turun ke TKP.

Padahal, pada saat mendapat Informasi, Kapolres baru saja usai melakukan Konferensi Pers (Konpers) kasus Curanmor, Kamis (4/3) sore dirinya menerima laporan Lahan kosong seluas kurang lebih 1,5 hektar yang terletak di desa Muhajirin, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi habis terbakar.

Mendapat informasi tersebut, Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto didampingi oleh Kapolsek Jaluko langsung mendatangi lokasi lahan terbakar tersebut.

Kapolres mengatakan lahan kosong tersebut berhasil dipadamkan berkat kerjasama antara Polri, TNI dan bersama masyarakat peduli api.

"Kita menghimbau kepada masyarakat dan kita ingatkan sekali lagi dilarang membuka lahan dengan cara membakar, itu merupakan tindak kejahatan,"ujar Kapolres.

Untuk mengetahui penyebab terbakarnya lahan kosong tersebut, Polres Muarojambi akan melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi-saksi. "Kita sudah memasang garis polisi. Apabila diketahui pelaku pembakaran ini akan kita lakukan penindakan hukum," tegasnya.

Dirinya menjelaskan, pihaknya sudah memintai keterangan dari pemilik lahan kosong yang terbakar tersebut. Dari pengakuan pemilik lahan bahwa pada saat lahannya terbakar posisi pemilik lahan masih berada di rumah.

"Kita memintai keterangan pemilik lahan siapa yang membakar ini. Tidak menutup kemungkinan pemilik lahan telah menyuruh seseorang untuk melakukan pembakar, tetapi saat ini masih dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Dirinya juga sudah memerintahkan seluruh Kapolsek jajaran Polres Muarojambi apabila ada kebakaran harus langsung dipadamkan. "Apabila ditemukan titik api, harus dipadamkan dengan semua stake holder, dengan pemerintah desa, dan masyarakat peduli api, dan Mangala Agni serta BPBD Kabupaten Muarojambi,"pungkas Kapolres.(era)


Komentar

Rekomendasi




add images