JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Jubir Pemkot Jambi Abu Bakar mengatakan, video seorang camat di Kota Jambi yang tersebar dan viral di media sosial tersebut tidak lah utuh. Dan hanya memperlihatkan di mana oknum camat tersebut marah-marah. Sehingga, Ia sangat berharap agar tidak melihat video sepotong-sepotong.
“Informasi sebelumnya camat tersebut datang dengan santun, kalau kemudian terjadi kalimat-kalimat yang agak emosional, mungkin faktor kelelahan. Camat inikan kerjanya sudah lebih dari 24 jam, apalagi di masa pandemi ini camat harus selalu standby memonitoring kondisi masyarakat dan penerapan protokol kesehatan,” tutur Abu Bakar.
Lanjutnya, dengan faktor kelelahan secara spontan terjadi hal itu. Apalagi, berdasarkan dari rekaman video yang ia terima, terlihat pemuda tersebut seperti menyela di saat camat tersebut tengah berbicara kepada orangtuanya.
“Mungkin hal itu yang menyebabkan emosional secara spontan menegur pemuda tersebut,” katanya.
Akan hal tersebut, Abu Bakar sekali lagi mengajak agar semua dapat melihat video tersebut secara lengkap tanpa dipotong-potong. Kemudian melihat substansi tujuan camat, di mana telah mendatangi warganya dengan itikad baik.
“Tujuan camat ini bagus dia mendatangi warganya, bertandang ke sana. Walaupun mau jumpa di luar bisa saja, dengan itikad baik mendatangi anak bersangkutan dan langsung bertemu dengan orangtua bersangkutan. Ini merupakan salah satu bagian tugas camat dalam pembinaan warganya,” jelas Abu Bakar.
Kata Abu, saat ini kedua belah pihak sudah saling menerima. “Sudah saling menerima, saling memaafkan, selain itu pemuda tersebut juga telah membuat video permintaan maaf ke publik. Saya kira persoalan ini sudah selesailah. Manusia pastinya juga punya khilaf dengan faktor-faktor tertentu,” tegasnya.
Lebih lanjut Abu Bakar mengimbau, bukan melarang siapa pun untuk menyampaikan suatu pendapat melalui media sosial. Namun dalam menyampaikan hal terdsebut tentulah diperlukan kata dan bahasa yang baik serta tepat.
“Kita berharap ini menjadi pelajaran ke depan dan tidak terjadi lagi yang seperti ini. Yang bersangkutan juga sudah dipanggil oleh unsur terkait mengenai video tersebut,” katanya. (hfz)
