Terlihat warga antri di Pangkalan Jalan Ketapang.
Terlihat warga antri di Pangkalan Jalan Ketapang.

JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL - Keberadaan gas 3 Kg atau gas melon di wilayah Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjabbar, akhir-akhir ini mendadak langka. Sekalipun ada, harganya jauh lebih mahal dari harga pasaran biasanya.

Harga normal biasanya Rp18 ribu bisa melambung mejadi Rp25 ribu bahkan 35 ribu. Dalam pantauan Jambi ekspres, setiap harinya banyak bapak bapak atau ibu ibu yang mencari gas melon ini. Pengakuannya tidak satu atau dua pangkalan yang didatangi tetap saja kosong.

Kami sudah mutar-mutar kemana-mana, tetapi tetap gak dapat hari ini, ucap Murni (49), warga Gank Kombet.

Menurutnya, kelangkaan gas tabung melon sudah terjadi sejak berminggu minggu baik di pangkalan maupun dipengecer.

Saya sempat bertanaya dalam hati kemana tu gas?, sebutnya.

Hal yang sama, Nur, ibu rumah tangga, mengaku pusing dengan adanya kelangkaan gas 3 kilogram tersebut. Karena, bilapun ada dia bilang barangnya sudah beda.

Gas 3 kilogram yang biasanya Rp18 ribu, karna jadi carian banyak orang harganya sampe Rp25 ribu. Itu pun barangnya susah banget, harus muter-muter dulu nyarinya, keluhnya diatas motor membawa tabung kosong. (sun)


Komentar

Rekomendasi




add images