iklan Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Dapil Jambi, Ihsan Yunus.
Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Dapil Jambi, Ihsan Yunus.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Persoalan jalur khusus batubara di Provinsi Jambi masih belum ditemukan solusinya. Usulan jalur alternatif darat yang akan melewati jalan Kabupaten Batanghari, dari Sridadi dan melewati Kantor DPRD Batanghari lalu ke Tempino masih ditolak.

Bupati Batanghari melarang karena aktivitas masyarakat di kawasan tersebut sangat ramai. Selama 2018 saja sebelas nyawa melayang yang dipicu kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk angkutan batubara.

Bahkan di Desa Rantau Puri, Kabupaten Batanghari, belum lama ini sebuah truk angkutan batubara dibakar sebagai ekspresi kemarahan masyarakat akibat peristiwa meninggalnya seorang pelajar akibat ditabrak truk batubara.

Persoalan berlarut jalur batubara di Jambi ini antara lain disebabkan belum adanya jalur khusus batubara yang dibuat para pengusaha. Dalam rapat terakhir dengan Kementrian ESDM bulan Oktober ini, pihak pengusaha belum dapat menunjukkan rencana kerja pembuatan jalur khusus batubara.

Ihsan Yunus, Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Dapil Jambi, mengatakan jalur khusus batubara harus segera direalisasikan. Persoalan ini harus segera ditemukan solusinya. Belum lama ini ada wacana mau pakai jalur sungai. Kementrian ESDM juga harus turun tangan melihat kemungkinan hal tersebut. Pengusaha juga harus proaktif untuk segera memberikan rencana pembuatan jalur khusus batu bara alternatif ke Kementrian ESDM,ujar Ihsan.

Batubara itu salah satu komoditas penting nasional. Kebutuhan dalam negeri untuk komoditas ini tinggi. Insya Allah saya akan pelajari dan juga coba suarakan persoalan ini di pusat. Pusat dan daerah juga pengusaha harus duduk bersama untuk pastikan temukan solusi jangan sampai banyak perusahaan yang tidak bisa beroperasi optimal, mati dan komoditas batubara jadi turun. Di sisi lain aspek keselamatan lalu lintas bagi masyarakat harus juga jadi prioritas," tukasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images