JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kota Jambi kembali menjadi destinasi favorit yang dipilih daerah lain untuk kegiatan studi banding. Kali ini rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung menyinggahi Kota Jambi, untuk menelisik lebih jauh kiat dan pengalaman Pemkot Jambi dalam pembangunan yang gaungnya dirasakan oleh mereka sangat pesat.
Selasa pagi (16/10), rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung, yang dipimpin oleh Ketua Komisinya, Muhammad Sayyid, disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc., Asisten I Sekda Kota Jambi H. Mukhlis, S.Sos.I S. dan jajaran OPD Pemkot Jambi.
Ketua Komisi A DORD Kabupaten Temanggung, Muhammad Sayyid dalam sambutannya, mengungkapkan tujuan kedatangan mereka ke Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi, adalah untuk memperoleh input dan informasi yang berkaitan dengan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang telah terbukti telah dilaksanakan dengan baik oleh Pemkot Jambi selama ini, khususnya terkait masalah kependudukan, lingkungan hidup, dan pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
"Melalui kunjungan dan pertemuan kami di Kota Jambi, kami berharap dapat belajar banyak hal, khususnya dalam melakukan percepatan pelayanan e-KTP. Pemkot Jambi kami nilai berhasil dalam hal ini, karena menurut informasi, Pemkot lebih aktif, dengan jemput bola ke masyarakat. Tak hanya itu, terkait dengan percepatan pembangunan kelurahan yang saat ini makin terpinggir dan tertinggal karena adanya Undang-undang Desa, namun kami melihat Pemerintah Kota Jambi berhasil membangun kelurahan dan kecamatan ,hal ini patut untuk di contoh," urainya.

Sekda Budidaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Kota Jambi sangat bahagia menerima kunjungan Kabupaten Temanggung.
"Kami bahagia dan bangga didatangi oleh Kabupaten Temanggung hari ini. Kami merasa juga masih banyak harus belajar dan berbenah. Namun kami juga senang untuk selalu berbagai informasi dengan daerah lain, berkolaborasi dan maju bersama membangun daerah kita," ujar Budidaya.
Selanjutnya, Sekda Kota Jambi itu menjelaskan secara singkat gambaran dan profil Kota Jambi, tantangan dan peluang, serta berbagai inovasi dan program pembangunan yang telah diimplementasikan selama hampir 5 tahun terakhir.
"Kota Jambi dibangun atas komitmen, kesungguhan, dan faktor kepemimpinan yang kuat, yang dimiliki oleh Kepala Daerah, Wali Kota Jambi, dibantu oleh seluruh OPD yang bersinergi dengan baik. Kota Jambi memiliki keterbatasan SDA dan anggaran pembangunan, namun pembangunan dapat terus berjalan dengan baik, berkat berbagai inovasi jitu yang dilahirkan oleh Bapak Wali Kota Jambi, serta didukung semangat juang ASN Pemkot yang capable. Sehingga kami mampu menuntaskan target pembangunan 5 tahun, selesai hanya dalam waktu 3 tahun saja," jelas Budidaya.

Diakhir kunjungannya, rombongan Kabupaten Temanggung diajak oleh Sekda Budidaya untuk melihat lebih dekat ruang kendali terpadu, Jambi City Operation Center (JCOC), yang berada tepat di sebwlah ruang kerja Sekda Kota Jambi. Diruangan yang menjadi ikon baru kebanggaan Kota Jambi itu, Sekda Budidaya menjelaskan berbagai fitur yang ada mendukung kinerja Pemkot Jambi, dalam satu kendali diruangan tersebut.
Rombongan Kabupaten Temanggung pun diperlihatkan demo penanganan dan pemantauan sistem lalu lintas Kota Jambi melalui ATCS. Selain itu juga berbagai aplikasi, update informasi, statistik, juga ditampilkan dihadapan wakil rakyat kabupaten di Provinsi Jawa Timur tersebut.
Saat ini, berbagai inovasi pembangunan yang lahir di Kota Jambi, tampaknya banyak diminati dan dilirik oleh daerah lain, sebagai salah satu daerah tujuan untuk benchmarking (studi banding). hal tersebut tidak terlepas dari kehandalan Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME dalam mengomandoi dan meramu berbagai kebijakan penyelenggaraan pemerintahan Kota Jambi, telah diakui dan diapresiasi berbagai pihak.
Kota Jambi pun mengundang kepada seluruh daerah yang ingin berbagi pengalaman, untuk datang ke Kota Jambi, karena Kota Jambi saat ini menganut konsep berkolaborasi, bersinergi, maju bersama membangun Indonesia dari daerah. Dari Kota Jambi untuk Indonesia. (*/hfz)
