iklan Pasar Malioboro.
Pasar Malioboro.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi berencana akan merobohkan 17 toko di Pasar Malioboro Kota Jambi.

Itu dilakukan karena ada masalah penataan aset pada pasar Maliboro. Ada temuan kerugian negara Rp 500 juta dari pemeriksaan BPK RI Perwakilan Jambi.

 Menanggapi hal tersebut, Nasrol Yasir, Ketua Himpunan Pedagang Kaki Lima (HPK5) meminta pemerintah jangan gegabah. Seharusnya diusut terlebih dahulu. "Harus diusut dulu. Apa yang menjadi persoalan," kata Nasrol Yasir, Selasa (14/8).

Nasrol Yasir menyebut, apa yang menjadi persoalan di pasar harus diungkap. Jangan sampai pedagang menjadi korban. Jangan pedagang dirugikan. Usut siapa yang bermain di sana. Harus jelas, imbuhnya. (hfz)


Berita Terkait



add images