iklan Seorang anak menangis karena takut diimunisasi  Measles dan Rubella (MR) di SD Negeri 205/IV Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Foto : M Ridwan / Jambi Ekspres
Seorang anak menangis karena takut diimunisasi Measles dan Rubella (MR) di SD Negeri 205/IV Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Foto : M Ridwan / Jambi Ekspres

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Walaupun terjadi pro kontra terkait aspek halal imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Indonesia, tetapi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi tetap melanjutkan program imunisasi MR.

Pasalnya Dinas Kesehatan Provinsi Jambi belum menerima surat edaran terkait kepastian berlanjutnya program Nasional itu. Untuk di Provinsi Jambi Dinkes belum menerima edaran terkait penundaan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Samsiran Halim mengakui pihaknya hanya melakukan program Nasional sesuai tugas dinasnya. Jika menilik aspek haram-halal dia menyebut itu lebih kepada kebijakan pusat Kementerian Kesehatan dan MUI Pusat.

Kita belum dapat surat edaran, karena ini program Nasional harus disukseskan, ujar Samsiran, Sabtu (4/8).

Walaupun dirinya menyebut telah mendengar secara nyata pertemuan kedua belah pihak di Jakarta, tetapi untuk kelanjutan imunisasi ini dia tetap berpegang pada Tupoksi dinasnya. Nanti kalau ada surat edaram yan harus kita ikuti, bebernya.

Untuk saat ini, Samsiran menyebut telah 3 hari dilaksanakan imunisasi MR di Provinsi Jambi. Yang dicanangkan di Kabupaten Sarolangun.

Untuk jumlah saat ini belum tahu, karena ini program sampai September, ujarnya. (aba)

 


Berita Terkait



add images