JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengemukakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten bersinergi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kemandirian Suku Anak Dalam (SAD).
Diantaranya dengan pembangunan kawasan terpadu SAD, yang pelaksanaannya oleh TNI. Hal tersebut dikatakan Fachrori saat Meninjau Pembangunan Kawasan Terpadu SAD di Desa Jernih Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, Selasa (31/07).
Fachrori mengungkapkan, SAD memiliki potensi positif dalam pembangunan, karena SAD mempunyai kekuatan yang sangat jarang dimiliki oleh masyarakat pada umumnya, seperti tingginya kohesivitas kelompok, tingginya ketaatan terhadap norma sosial, serta kearifan lokal yang mampu menjaga ekosistem. Potensi tersebut harus diarahkan untuk menunbuhkembangkan kemandirian SAD.
"Memberdayakan SAD bukanlah hal mudah, banyak permasalahan yang penyelesaiannya membutuhkan kebersamaan kita semua sebagai stakeholder pembangunan di negeri ini. Permasalahan yang kita hadapi cukup kompleks, misalnya kesenjangan sistem sosial budaya SAD dengan masyarakat pada umumnya," ungkap Fachrori.
Fachrori mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada TNI, khususnya Pangdam II Sriwijaya atas kunjungan, bantuan dan dukungan yang telah diberikan, sebagai bukti bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.
"Melalui momen ini, mari kita tingkatkan kerjasama dan menjaga kekompakan diantara TNI, aparatur Pemerintah Daerah, dan masyarakat, sehingga membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mewujudkan Jambi TUNTAS," tukasnya. (*/wan)
